Minggu, 15 Februari 2015

All About That Emotion!



EMOSI

Apa itu emosi ?

            Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, emosi diartikan sebagai luapan perasaan yang berkembang dan surut dalam waktu singkat. Arti kata, bahwa emosi merupakan kondisi kemarahan, kesenangan, dsb. yang timbul dikarenakan suatu faktor, namun dapat surut dalam waktu singkat.

Biasanya emosi lebih menjurus kepada ‘kemarahan’. Akibat banyak nya perasaan terabaikan, dan tidak dihargai maka seseorang secara otomatis akan meluapkan emosinya secara spontan pada waktu-waktu tertentu disaat hati dan pikiran tak sanggup lagi menanggung beban kesedihan di hati._. 


            Cara seseorang meluapkan emosinya berbeda-beda! Ada yang langsung mengeluarkan melalui kata-kata yang kasar dan ber-taman-rimba (?) atau pun yang mengeluarkan segala perihal yang membuatnya marah melalui tulisan. Mungkin cara yang terakhir hanya sebagian orang yang melakukannya :’). Memang, kalaupun sedang marah terhadap seseorang, aku hanya diam dan pergi dari dunia ini sebentar (eh) menuju tempat air wudhu (!?) untuk mengerjakan shalat lima waktu. Bagiku, shalat adalah salah satu cara menentramkan hati kembali. Seketika setelah berdoa kepada sang pembolak-balik hati, rasa amarah langsung luruh dengan sekejap. Ternyata benar kata pak  ustad yang sering nongol di salah satu stasiun TV di Indonesia yang tidak perlu lah kusebutkan namanya. “Kalau kita sedang emosi maka duduklah, jika tidak berbaring lah, masih juga tidak? maka berwudhu lah, setelah itu shalatlah, jika dari semua cara tersebut diri kita belum juga tenang, mungkin memang kamulah setannya”. Hahahaha.

            Sedangkan cara yang lain yaitu langsung mengeluarkan emosi nya secara lisan. Sebenarnya kalau ditimbang-timbang cara yang ini lebih cepat menenangkan hati karena emosi sudah meluap dengan indahnya begitu saja dalam waktu yang singkat. Namun... disisi lain, dalam menyampaikan emosi secara lisan, sebaiknya berhati-hati :'). Ya.. kita semua pasti taulah peribahasa “mulutmu harimaumu”. 



Terkadang saat seseorang emosi mereka melampiaskan emosinya begitu saja kepada seseorang yang belum tentu ‘bersalah’. Terkadang mereka tidak sadar bahwa mereka telah menyakiti hati seseorang tersebut ataupun orang lain. Untung kalo seseorang yang kita marahi itu sabar, kalau misalnya pendendam :’) gimana cobak? Mungkin banyak faktor yang menyebabkan kita menjadi emosi-an, seperti perasaan suudzon, terabaikan, kesal karena dikerjain, dll. Faktor yang paling sering terjadi yaitu ‘s u u d z o n’, yaitu prasangka yang tidak-tidak terhadap seseorang sehingga menimbulkan emosi di diri kita._.

Itulah seputar emosi :D

Sebenarnya, setiap orang pasti setiap harinya mengeluarkan emosi. Emosi bukan cuma about marah all the way~ tetapi kegembiraan, kesenangan, dan sebagainya juga dapat dikatakan emosi. And in the end, seseorang akan menangis apabila dia terluka.



Berhubung dirasa sudah cukup jari ini mengetik :D sampai disini pembahasan kita. Jadi ceritanya tema post hari ini adalah...... hashtag hana berbagi pengetahuan bagi reader Ha Ha! (#hanaberbagiinfo)

Sabtu, 10 Januari 2015

This is January!



Hi you outside there! *WINK* 

Thanks for all best wishes for me. I don’t know how to say thank you for all your kindness. 

I will send you ‘thanks signal’ from my heart to you (?)

So.. i don’t need to say what i must say from my really deep heart (?)

AHAHAHAHA
Jiwa hiperbola telah memasuki ragaku :3 Ho Ho

Hmmm... tanggal berapa ya sekarang?
Oho 10 Januari 2015!
Tak terasa~ masih bisa ketemu 10 Januari di tahun ini :))
I’m very grateful to Allah for giving me a chance for life until this day.

Hari ini, hari permulaan dimana banyak harapan yang harus ku jadikan nyata! Bukan hanya sekedar omong belaka, dan lain-lain. Tapi inilah AKU. Seorang perempuan, yang dilahirkan Allah sebagai manusia yang memiliki akal dan pikiran yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sebagai manusia yang juga pasti memiliki kelemahan di dalam dirinya. Tetapi berusaha dengan sebaik mungkin menutupi segala kekurangan yang dimilikinya!

Inilah AKU. Anak dari sebuah keluarga sederhana, dan aku mensyukurinya.

Masa depan telah menantiku di depan mata. Mulai hari ini, aku akan berusaha menjadi lebih dewasa daripada sebelumnya melewati kendala kehidupan, melewati rumitnya kurikulum 2013 *eh, melewati tantangan soal-soal masuk perguruan tinggi, dan tidak hanya sampai disitu.. aku juga harus melewati tantangan sukses pekerjaan ku nantinya :’).

Ya... 16 TAHUN.

MASIH BELUM TERLAMBAT UNTUK MENJADI LEBIH SERIUS MEMIKIRKAN MASA DEPAN HANA :”)




INGATLAH~ TAKDIR KITA SEBENARNYA TELAH DITENTUKAN.
HANYA SAJA SAAT INI... BAGAIMANA CARA KITA MEMBUAT TAKDIR ITU LEBIH BAIK.








( pos singkat ini dibuat karena hanya ingin mengepos pada tanggal ini saja hehe)

Minggu, 21 Desember 2014

How They Shine For You



Hei, lihat langit dimalam hari sana! Bisa dilihat kan? 



Bulan bersinar dengan terang :) ia menggantikan fungsi Matahari sejenak untuk memberikan cahaya di bumi kita saat malam hari. Perhatian ya si Bulan. Sayangnya.. disaat ia selalu terjaga di malam hari, dan kita semua malah asyiknya tidur di kamar dengan nyenyak. Si Bulan bersedih sebenarnya :( tak ada yang memperdulikan dirinya. 

Biasanya...  Bulan ditemani dengan Bintang setiap harinya di langit. Namun akhir-akhir ini Bintang tampaknya jarang muncul jika kita lihat di malam hari :’(. Hanya satu, dua bintang yang muncul dilangit. Itu tidak seperti biasanya bagi si Bulan. Biasanya.. ia selalu dikelilingi oleh bintang-bintang yang berkerlap-kelip setia menemaninya dari malam hari hingga subuh datang. Pertanyaannya, kemana Bintang-bintang pergi?


            Bulan juga jarang terlihat dilangit setelah itu. Ntah mengapa ia kini suka bersembunyi dibalik awan dimalam hari. Bulan kini lebih suka hanya memancarkan sinarnya, tanpa menampakkan dirinya kepada kita. Bulan sangat merindukan Bintang saat ini. 

Jadi untuk kita manusia yang tinggal di Bumi ini, berusaha lah untuk mengurangi hal-hal yang dapat menyebabkan efek rumah kaca ya~ 



Sekalian info aja, karena katanya Bintang saat ini bersembunyi karena efek rumah kaca. Jadi kalau kita semua ingin membuat Bulan tidak sedih lagi :) dan bertemu si Bintang lagi... kita harus melindungi bumi kita dari Global Warming! Oke?
 
            Hmmm... ya anggap saja yang di atas pembukaan. Sekalian sebagai penyuluhan ‘STOP GLOBAL WARMING!’ demi keselamatan bumi kita bersama kan ;;) Hahahaha. #SaveOurStars #CaraKerenMelakukanPenyuluhan ;)

Tapi memang serius kok cerita Bulan dan Bintang diatas :’) (serius dalam imajinasiku) mereka sangat berteman dengan baik<3. Di saat yang satu pergi, yang lainnya bersedih. Tapi ya... pasti setiap pertemuan ada perpisahan :) tergantung orangnya lagi yang menyikapi apa dan bagaimana perpisahan yang baik itu.

            Nah bagi kamu yang saat ini sedang bersedih percaya lah.. bahwa ada seseorang yang selalu menyemangatimu. Baik orang tersebut berada disampingmu menemanimu melewati pahitnya kehidupan, atau pun seseorang yang sepanjang harinya menyemangatimu dari belakang. Dan disaat kamu telah bahagia dan pergi jauh dari seseorang itu, percayalah ia dari jauh disana masih tersenyum  melihat kebahagiaanmu :).


Tapi yang namanya kesakitan.. pasti selalu ada obatnya :) Tuhan itu Maha Adil. Setiap laki-laki punya wanita yang akan menjadi pasangan hidupnya. Hidup itu saling melengkapi. Ada suka ada duka. Ada benci ada cinta. Ada pahit ada manis. Ada sakit ada sehat. Ada kaya ada miskin. Ada pintar ada bodoh. Ada naik ada turun. Ada tinggi ada rendah


Yap, that’s all ‘the colors of life’



LIFE is like a box of crayons. Most people are the 8-color boxes, but what you're really looking for, are the 64-color boxes with the sharpeners on the back. I fancy myself to be a 64-color box, though I've got a few missing...  

Senin, 10 November 2014

Untitle Story

Kemarin hari Minggu, 9 November 2014 aku mengikuti kegiatan latihan tari masal.  Latihannya bukan di tempat biasanya di TBJ (Taman Budaya Jambi) tapi untuk kemarin di lapangan MTQ yang lumayan luas utk 500 anak mungkin :v Ya wajar lah kalo banyak, orang namanya tari masal. Masal itu dalam kamus besar bahasa Indonesia artinya beramai-ramai jdi ya pasti lebih dri 1 orang ha ha ha. Jadi aku termasuk dari beberapa siswa perwakilan sekolah ku SMA Negeri 3 Kota Jambi tercinta untuk mengikuti Tari Masal yang akan diselenggarakan pada bulan Desember 2014 ini. Menariknya apa tebak?? Tari ini bakalan dilihat oleh Presiden Indonesia yang baru yaitu Pak Jokowi Dodo beserta para menterinya yang bakal berkunjung ke Kota Jambi. Awalnya bisa ikut beginian karena daftar ke guru seni di sekolah dan ya.. pas pertama kali latihan langsung dikasih info begituan, yang pasti anak-anak semangat. Apalagi dikasih iming-iming uang transport, sepatu gratis, dan konsumsi setiap latihan gratis hohoho.
Menariknya dari latihan hari Minggu kemarin, latihan kami beberapa hari ini mulai diuji diiring dengan musik tarinya. Pas udah dipasin dengan musik, kami semua lalu bertepuk tangan dan menyatakan kebanggaan di hati masing-masing dan menyadari bahwa semua ini.. KEREN <3 <3

Sebenarnya bukan karena hal itu.

Menari sudah seperti hobiku tersendiri :). Semenjak SMP aku cukup rutin menari saat ada kegiatan, di SMA sama sekali tidak pernah lagi. Karena alasan tertentu. Kapan ada kegiatan yang mempertunjukan tarian, tetapi anak OSIS tidak boleh ikut. Ya itu salah satu resikonya menjadi pengurus OSIS :') karena kan dia yang nyelenggarain itu kegiatan, ya dia nggak boleh ikut kegiatan itu hufftt. Kendala lain, kalau ada perlombaan nari, tapi ternyata kelompok tarinya udah ada yang lain T.T Dan akhirnya setelah lama menanti.. akhirnya speaker kelas berbunyi dan memberitahukan perihal kegiatan tari. Sontak langsung senang bukan main :'D.  Hal yang selama ini dinanti akhirnya tiba~

Dan aku merasa saat melihat orang-orang yang sedang menari dan menggerakkan tubuhnya dengan indahnya.. “Ini tempatku :’) menggerakan badan sesuka hati, menciptakan gerakan yang indah, dan membuat orang yang melihat ikut tersenyum menikmati.”



Dan aku akan melakukan yang terbaik untuk itu *fight.